Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MATERI OSN - SMP (MODUL 1)

 

BIOLOGI

ASAL USUL MAKHLUK HIDUP (ORIGIN OF LIFE)

 

A.      Teori Klasik vs Teori Modern

ü  Abiogenesis Klasik (Generatio Spontanea): Dipelopori oleh Aristoteles. Menyatakan makhluk hidup muncul begitu saja dari benda mati. Contoh: Belatung muncul dari daging busuk.

ü  Biogenesis: Mematahkan abiogenesis melalui serangkaian eksperimen terkontrol.

§  Francesco Redi: Menggunakan stoples daging (terbuka, tertutup, kasa). Membuktikan larva bukan dari daging, tapi lalat.

§  Lazzaro Spallanzani: Menggunakan air kaldu. Kelemahan yang dikritik pendukung abiogenesis: "Udara (gaya hidup) dihilangkan karena wadah ditutup rapat."

§  Louis Pasteur: Menggunakan labu leher angsa. Udara tetap masuk, tapi mikroba terjebak di leher labu. Ini adalah bukti final yang menumbangkan abiogenesis klasik.

§  Evolusi Kimia (Neo-Abiogenesis): Menyatakan kehidupan dimulai dari reaksi kimia atmosfer purba.

§  Hipotesis parin-Haldane: Atmosfer purba kaya akan CH4, NH3, H2 dan H2O (tanpa oksigen bebas).

§  Eksperimen Miller-Urey: Berhasil mensintesis Asam Amino (unit dasar protein) dengan mensimulasikan kilat/petir di laboratorium.

Olympiad Analysis (HOTS C5):

Evaluasilah mengapa keberadaan oksigen bebas (O2) justru akan menggagalkan evolusi kimia di bumi purba!

Jawaban: Oksigen adalah oksidator kuat. Jika ada oksigen, molekul organik sederhana yang baru terbentuk akan segera teroksidasi (rusak) sebelum sempat bergabung menjadi makromolekul yang lebih kompleks.

 

B.       Ciri-ciri Makhluk Hidup (Characteristics of Life)

§  Makhluk hidup memiliki organisasi yang sangat kompleks dan teratur.

§  Metabolisme: Totalitas reaksi kimia (Anabolisme: penyusunan; Katabolisme: pembongkaran energi).

§  Homeostasis: Kemampuan mempertahankan kondisi internal yang stabil (suhu, pH, tekanan osmosis) meskipun lingkungan berubah.

§  Reproduksi: Kemampuan replikasi genetik (aseksual vs seksual).

§  Iritabilitas: Respon terhadap stimulus lingkungan melalui jalur reseptor-efektor.

§  Adaptasi: Penyesuaian diri yang diwariskan (Morfologi, Fisiologi, Perilaku).

Olympiad Analysis (HOTS C5):

Seorang atlet lari maraton mengeluarkan keringat berlebih dan detak jantungnya meningkat tajam. Evaluasilah bagaimana mekanisme homeostasis ini bekerja untuk mencegah kerusakan seluler!

Analisis: Peningkatan detak jantung memastikan distribusi oksigen ke otot tetap terjaga, sementara keringat menurunkan suhu inti tubuh melalui evaporasi agar enzim-enzim seluler tidak mengalami denaturasi (kerusakan akibat panas).

 

C.       Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati

Karakteristik

Makhluk Hidup

Benda Mati

Organisasi Seluler

Tersusun atas sel (unit fungsional).

Tidak memiliki sel (atom/molekul acak).

Pertumbuhan

Intususepsi (tumbuh dari dalam melalui pembelahan sel).

Akresi (bertambah besar dari luar, contoh: kristal es).

Energi

Menghasilkan/mengolah ATP secara mandiri.

Hanya dipengaruhi energi luar secara pasif.

Kompleksitas

Memiliki DNA/RNA untuk replikasi diri.

Tidak dapat mereplikasi diri secara mandiri.

Kasus Khusus:

Virus Virus sering disebut sebagai "Benda mati yang hidup" atau organisme ambang.

ü  Argumen Benda Mati: Dapat dikristalkan, tidak punya sitoplasma/organel, tidak bermetabolisme di luar inang.

ü  Argumen Makhluk Hidup: Memiliki materi genetik dan dapat berevolusi di dalam sel inang.

 

D.      Pengukuran Faktor Abiotik dan Biotik : Dalam riset ekologi, ketepatan pengukuran adalah kunci.

v  Faktor Abiotik (Non-Hidup)

ü Kecerahan Air: Menggunakan Secchi Disk.

ü pH Tanah/Air: Menggunakan pH meter atau kertas lakmus (memengaruhi kelarutan mineral).

ü Intensitas Cahaya: Menggunakan Lux Meter (membatasi laju fotosintesis).

ü Kelembapan Udara: Menggunakan Higrometer.

v Faktor Biotik (Makhluk Hidup)

ü  Metode Kuadrat: Meletakkan plot (kotak) secara acak untuk menghitung kepadatan populasi organisme sesil (diam) seperti rumput.

ü  Metode Mark-Recapture (Lincoln-Petersen): Untuk organisme bergerak (hewan). Rumus: N = (M x C) / R

Keterangan (N: Total Populasi; M: Jumlah ditangkap pertama & ditandai; C: Jumlah ditangkap kedua; R: Jumlah yang bertanda di tangkapan kedua)

 

E.       Interaksi Ekosistem (Level Analisis Tinggi): Interaksi ini menjaga keseimbangan energi dan materi di alam.

v  Abiotik dengan Abiotik : Pengaruh komponen tak hidup terhadap komponen tak hidup lainnya. Contoh: Curah hujan tinggi (abiotik) menyebabkan erosi tanah dan perubahan struktur topografi lahan (abiotik). Suhu udara yang panas meningkatkan laju penguapan air laut

v  Biotik dengan Abiotik : Organisme memengaruhi lingkungannya atau sebaliknya. Contoh: Tumbuhan melakukan Transpirasi (biotik) yang menyumbangkan uap air ke atmosfer, memicu pembentukan awan dan hujan (abiotik). Cacing tanah (biotik) menggali lubang yang memperbaiki aerasi dan drainase tanah (abiotik).

v  Biotik dengan Biotik

ü  Simbiosis: Mutualisme (+/+), Komensalisme (+/0), Parasitisme (+/-).

ü  Kompetisi: Berebut sumber daya yang sama (Intraspesifik: sesama spesies; Interspesifik: beda spesies).

ü  Predasi: Hubungan pemangsa dan mangsa (dinamika populasi).

ü  Alelopati (Antibiosis): Satu organisme menghasilkan zat kimia yang menghambat pertumbuhan organisme lain. Contoh: Jamur Penicillium menghasilkan penisilin untuk membunuh bakteri di sekitarnya.

 

 

FISIKA

BESARAN, SATUAN, DAN SISTEM SATUAN

A.      Besaran dan Satuan

ü  Besaran Pokok (SI): Panjang (m), Massa (kg), Waktu (s), Kuat Arus (A), Suhu (K), Jumlah Zat (mol), Intensitas Cahaya (cd).

ü  Besaran Turunan: Besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Contoh: Luas (m2), Kecepatan (m/s), Gaya (N = kg/m/s2), Tekanan (Pa), Energi (J).

ü  Sistem Satuan: Sistem Internasional (SI) menggunakan basis metrik (MKS: Meter, Kilogram, Sekon).

ü  Standar Satuan: Contoh: 1meter standar didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 sekon.

 

B.       Alat Ukur Dasar dan Ketelitian

ü  Mistar: Ketelitian 1 mm (0,1 cm).

ü  Jangka Sorong: Mengukur diameter dalam, luar, dan kedalaman. Ketelitian umumnya 0,1 mm atau 0,05 mm.

ü  Mikrometer Sekrup: Mengukur ketebalan benda tipis. Ketelitian 0,01 mm.

ü  Neraca O'Hauss: Mengukur massa dengan ketelitian hingga 0,01 gram.

ü  Multimeter (Amperemeter/Voltmeter): Digunakan untuk mengukur variabel listrik.

 

C.      Ketidakpastian Pengukuran

ü    Hasil pengukuran dilaporkan sebagai 

ü    Ketidakpastian Mutlak   ( )

      Biasanya 1/2  (skala terkecil alat ukur)

ü   Ketidakpastian Relatif ) :

     (100%). Semakin kecil persentasenya, semakin teliti pengukuran tersebut.

 

D.      Penerapan dalam Biologi (Fisiologi)

Dalam olimpiade, Fisika sering diterapkan untuk mengukur variabel makhluk hidup:

§   Laju Pertumbuhan: v = ) (cm/hari).

§  Laju Transpirasi: Menggunakan fotometer (mengukur volume air per satuan waktu).

§  Laju Denyut Jantung: Frekuensi (f = {n}/{t}) dalam satuan BPM (Beats Per Minute).

§  Konversi Suhu: Penting dalam mengukur suhu tubuh hewan endoterm vs eksoterm (C, F, R, K).




SOAL LATIHAN


1.     Dalam menumbangkan teori Generatio Spontanea, percobaan Louis Pasteur dianggap yang paling valid dibandingkan Spallanzani karena (In debunking the Generatio Spontanea theory, Louis Pasteur's experiment was considered more valid than Spallanzani's because) ...

a.       Pasteur menggunakan kaldu yang lebih steril.

b.  Wadah leher angsa memungkinkan masuknya "gaya hidup" dari udara namun menjebak   mikroba.

c.       Pasteur melakukan pemanasan dengan suhu yang lebih tinggi.

d.      Spallanzani menggunakan wadah yang terlalu tertutup rapat.

 

2.  Pada eksperimen Miller-Urey, gas-gas atmosfer purba (CH4, NH3, H2, H2O) tidak akan menghasilkan asam amino jika tidak ada loncatan listrik. Dalam konteks pencerahan pengetahuan, loncatan listrik tersebut mengevaluasi peran. (In the Miller-Urey experiment, primordial atmospheric gases would not produce amino acids without an electric spark. In the context of enlightenment, the spark evaluates the role of)..

a.         Energi panas vulkanik.

b.         Radiasi sinar ultraviolet.

c.         Energi petir sebagai aktivator reaksi kimia.

d.         Keberadaan oksigen bebas.

 

3.   Seorang pendaki gunung mengalami sesak napas di puncak yang tinggi. Tubuhnya merespons dengan meningkatkan detak jantung dan frekuensi napas. Evaluasilah ciri makhluk hidup yang paling dominan bekerja di sini! (A mountain climber experiences shortness of breath at a high peak. Their body responds by increasing heart rate and breathing frequency. Evaluate the most dominant characteristic of living things at work here)!

a.         Metabolisme (Metabolism).

b.         Adaptasi Fisiologi & Homeostasis (Physiological Adaptation & Homeostasis).

c.         Reproduksi (Reproduction)

d.         Iritabilitas (Irritability)

 

4.       Mengapa virus sering disebut sebagai organisme "ambang" antara makhluk hidup dan benda mati? ( Why are viruses often called "borderline" organisms between living and non-living things)?

a.         Karena memiliki sel tetapi tidak bermetabolisme.

b.         Karena dapat dikristalkan tetapi memiliki materi genetik.

c.         Karena bernapas namun tidak tumbuh.

d.         Karena dapat bergerak namun tidak bereplikasi.

 

5.    Kristal garam dapat bertambah besar volumenya di dalam air jenuh. Mengapa fenomena ini tidak dapat disebut sebagai "Pertumbuhan" dalam biologi? (Salt crystals can increase in volume in saturated water. Why can't this phenomenon be called "Growth" in biology)?

a.         Karena kristal tidak memiliki energi.

b.         Karena penambahan materi terjadi secara akresi (luar), bukan intususepsi (dalam sel).

c.         Karena kristal tidak memiliki DNA.

d.         Karena kristal hanya tumbuh di air.

 

6.    Pengukuran faktor abiotik berupa pH tanah sangat penting bagi tumbuhan karena memengaruhi.( Measuring the abiotic factor of soil pH is crucial for plants because it affects)...

a.         Laju fotosintesis secara langsung.

b.         Ketersediaan mineral dan nutrisi yang dapat diserap akar.

c.         Intensitas cahaya yang diterima daun.

d.         Frekuensi mutasi genetik pada biji.

 

7.    Metode Mark-Recapture digunakan untuk menghitung populasi biotik yang mobile. Jika 60 ekor burung ditandai (M), lalu minggu depan ditangkap 50 ekor (C) dan 12 di antaranya bertanda (R), populasi totalnya adalah... (The Mark-Recapture method is used to calculate mobile biotic populations. If 60 birds are marked (M), then next week 50 are caught (C) and 12 of them are marked (R), the total population is)...

a.         200

b.         250

c.         300

d.         500

 

8.    Interaksi antara ikan badut dan anemon laut sering disebut mutualisme, namun beberapa ilmuwan menganggapnya komensalisme jika ikan badut tidak memberikan perlindungan nyata. Evaluasi ini didasarkan pada... (The interaction between clownfish and sea anemones is often called mutualism, but some scientists consider it commensalism if the clownfish provides no real protection. This evaluation is based on)..

a.         Jenis makanan yang dikonsumsi.

b.         Keuntungan timbal balik bagi kedua pihak.

c.         Lokasi tempat tinggal.

d.         Ukuran tubuh organisme.

 

9.      Alelopati pada pohon Pinus menghambat pertumbuhan rumput di bawahnya. Interaksi ini termasuk dalam kategori... (Allelopathy in Pine trees inhibits grass growth beneath them. This interaction is categorized as)..

a.         Parasitisme

b.         Amensalisme (Antibiosis)

c.         Komensalisme

d.         Predasi

 

10.    Peningkatan kadar gas rumah kaca (abiotik) mengakibatkan peningkatan suhu global (abiotik) yang menyebabkan pemutihan terumbu karang (biotik). Ini adalah contoh rantai interaksi... (Increased greenhouse gases (abiotic) lead to global temperature rise (abiotic) which causes coral bleaching (biotic). This is an example of an interaction chain of).

a.         Abiotik – Abiotik – Biotik.

b.         Biotik – Biotik – Abiotik.

c.         Abiotik – Biotik – Abiotik.

d.         Biotik – Abiotik – Biotik.


11. Sebuah tanaman tumbuh dari 5 cm menjadi 12 cm dalam waktu 1 minggu. Berapakah laju pertumbuhan rata-rata tanaman tersebut dalam SI (m/s)? (A plant grows from 5 cm to 12 cm in 1 week. What is the average growth rate in SI (m/s)?

a.       1,15 x 10-7 m/s

b.      1,15 x 10-5 m/s.

c.       7,0 x 10-2 m/s.

d.      1,0 x 10-7 m/s.

 

12.   Seorang siswa mengukur kuat arus listrik pada jaringan otot katak menggunakan amperemeter. Jika skala menunjukkan 20 mA, maka nilai tersebut setara dengan... (A student measures the electric current in a frog's muscle tissue using an ammeter. If the scale shows 20 mA, the value is equivalent to).

a.         2 x 10-3 A.

b.         2 x 10-2 A.

c.         2 x 102 A.

d.         0,2

 

13. Standar satu kilogram massa sekarang didefinisikan berdasarkan konstanta Planck, bukan lagi prototipe logam. Evaluasi alasan perubahan ini! (The standard of one kilogram mass is now defined based on the Planck constant, no longer a metal prototype. Evaluate the reason for this change)!

a.         Logam prototipe terlalu berat.

b.         Konstanta fisika bersifat universal dan tidak berubah seiring waktu.

c.         Konstanta Planck lebih mudah ditemukan di alam.

d.         Perubahan ini memudahkan perdagangan internasional.

 

14.   Berapakah jumlah angka penting dari hasil pengukuran 0,005070 m? (How many significant figures are in the measurement result of 0,005070 m)?

a.         3

b.         4

c.         6

d.         7

 

15.  Seorang siswa ingin mengukur volume sebuah batu kecil yang bentuknya tidak beraturan. Metode manakah yang paling akurat? (Student wants to measure the volume of a small, irregular stone. Which method is most accurate)?

a.         Menggunakan mistar dan rumus geometri.

b.         Menggunakan gelas ukur berisi air (metode perpindahan).

c.         Menggunakan mikrometer sekrup.

d.         Menimbang massa batu saja.

 

16.  Jika sebuah stopwatch memiliki skala terkecil 0,1 sekon, maka hasil pengukuran waktu yang dilaporkan dengan ketidakpastian mutlak yang benar adalah... (If a stopwatch has the smallest scale of 0.1 seconds, then the time measurement result reported with the correct absolute uncertainty is...

a.     (5,0 +- 0,1) sekon

b.     5,00 +- 0,05) s}

c.     (5,0 +- 0,05) s

d.     (5 +- 0,5) s

 

17.  Manakah di bawah ini yang merupakan pasangan besaran turunan dengan dimensi yang benar? (Which of the following is a pair of derived quantities with the correct dimensions)?

a.         Kecepatan: [L][T]

b.         Gaya: [M][L][T]-2}

c.         Luas: [L]3

d.         Massa Jenis: [M][L]-2

 

18.   Satuan Watt (W) merupakan satuan untuk daya. Dalam besaran pokok, Watt setara dengan... (The Watt is the unit for power. In fundamental units, Watt is equivalent to)..

a.         kg.m2s-3

b.         kg.m.s-2

c.         kg.m2s-2

d.         kg.m.s-3

 

19.   Alat yang digunakan untuk mengukur kelembapan udara (faktor abiotik) adalah... (The tool used to measure air humidity (abiotic factor) is...

a.         Barometer.

b.         Higrometer.

c.          Termometer.

d.         Anemometer.

 

20.   Sebuah kelereng bermassa 20 g dimasukkan ke gelas ukur, air naik dari 50 ml ke 58 ml. Massa jenis kelereng tersebut adalah... (A marble with a mass of 20 g is placed in a graduated cylinder, the water rises from 50 ml to 58 ml. The density of the marble is...

a.       2,5 g/cm3

b.      0,4 g/cm3

c.       1,5 g/cm3

d.      5,0 g/cm3